Pages

Rabu, 30 Maret 2011

Cara membuat program dengan vb.net dengan model



Langkah pertama
Buat desaainnya sebagai berikut:


Buat scribnya sebagai berikut :
Public Class Form2


    Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
        h = TextBox1.Text
        b = TextBox2.Text
        Call hitung()
        TextBox3.Text = hasil
    End Sub
End Class
Dengan model :
Module Module1
    'variabel public
    Public nama As String, hasil, h, b As Integer
    Sub tampilnama()
        nama = "joko waredoyo"

    End Sub
    Sub hitung()
        hasil = Val(h) * Val(b)

    End Sub
End Module

Cara membuat model
1.aktifkan aplikasi/judul program
Contoh : windows applikasion1
2.klik kanan pilih Add
3.pilih modul
4.mulai membuat class dengan modul
Selamat mencoba!!!!

Selasa, 22 Maret 2011

Setting DNS server dengan yast

Nama domain : ijong.com

IP Address Server : 192.168.0.1

IP Address diatas akan digunakan untuk seluruh records yang digunakan. Jika menginginkan IP address yang berbeda untuk records tertentu silakan ubah sesuai keperluan.

Saya menggunakan SLES 11 sebagai contoh namun tutorialnya bisa digunakan untuk openSUSE 10.x dan 11.x.

Mari kita mulai :

Buka YAST | Software | Software Management. Cari package bind kemudian beri tanda centang dan kemudian klik Accept untuk melakukan instalasi. YAST akan secara otomatis mendeteksi dependency file yang dibutuhkan dan melakukan instalasi package tersebut. Kita bisa juga menggunakan Pattern dhcp dns server jika menginginkan instalasi menggunakan pola yang sudah didefinisikan. (Instalasi melalui pattern ini jauh lebih mudah jika instalasi yang dilakukan memerlukan package yang banyak. Pattern Web & Lamp Server misalnya, secara otomatis akan melakukan instalasi Apache Web Server, Database MySQL dan engine PHP tanpa harus memilihnya satu persatu. Pattern bisa diibaratkan sebagai kumpulan package yang memiliki fungsi tertentu)



`
Gambar 1 : YAST Software Management
Tutup YAST agar YAST melakukan refresh package yang diinstall
Buka Yast | Network Service | DNS Server
`



Gambar 2 : Network Services pada YAST
Pada wizard pertama, YAST menampilkan forwarder setting, yaitu DNS server forwarder yang akan digunakan untuk melakukan look up address jika suatu alamat tidak ditemukan di DNS server lokal. YAST biasanya mengambil data isian dari konfigurasi DNS yang sudah disetting. Untuk wizard ini kita bisa menggunakan setting default. Klik Next.
`



Gambar 3 : Forwarder Setting

Tambahkan Zone baru. Ketik nama domain (ijong.com) pada Zone name, Pilih master pada Zone type dan kemudian klik Add



Gambar 4 : DNS Zone

Klik Edit untuk mengisi records pada Zone domain yang baru saja kita buat
`



Gambar 5 : DNS Records
Biarkan tab pertama (Basics) demikian adanya. Kita akan menggunakan setting default, yaitu menggunakan seluruh Zone Transport. Klik pada tab kedua, NS Records
Ketik ns1 pada Name Server to Add dan kemudian klik Add. YAST akan cukup cerdas untuk menggunakan fasililitas auto complete dan menuliskan records secara lengkap, berikut tanda titik dibagian akhir (dalam contoh : ns1.ijong.com.). Pada konfigurasi DNS, tanda titik ini berarti dibelakang records tersebut tidak perlu ditambahkan nama domain. Untuk nama name server, ns adalah nama standar, singkatan dari name server. ns1 berarti name server 1, kita menyiapkan kemungkinan jika nantinya ada 2 server atau lebih bisa kita beri nama ns2, ns3 dan seterusnya. Name server berarti server yang berfungsi sebagai pemberi nama bagi komputer klien yang menanyakannya. Misalnya ada komputer klien yang bertanya, “Kalau si mail.vavai.com itu alamatnya dimana ya ?”, maka itu akan menjadi tugas dari Name Server.
`



Gambar 6 : NS Records
Pindah ke tab ketiga, MX Records. Ketik nama host, misalnya mail pada isian Address. Jangan lupa berikan prioritas untuk mail server tersebut (default 0, biasanya kelipatan 10, semakin kecil berarti semakin tinggi prioritasnya). Nama host pada MX records ini akan menjadi rujukan bagi name server bahwa transport email untuk nama domain ijong.com akan ditangani oleh mail.ijong.com
`


Gambar 7 : MX Records
Biarkan tab ke empat (SOA) seperti adanya, kita akan menggunakan setting default. Tab SOA berisi setting mengenai kapan suatu alamat records direfresh. SOA mendefinisikan waktu propagasi suatu DNS Server.
`



Gambar 8 : SOA Records
Pindah ke tab terakhir, yaitu tab records. Disini kita akan mendefinisikan alamat IP untuk masing-masing nama records. Ketik ns1 pada isian Record key, Pilih A (Address Records) sebagai tipe records dan kemudian isi IP Address pada bagian records value. Karena saya menggunakan komputer yang sama sebagai name server dan mail, saya mengisi IP address Zimbra pada bagian records value. Kemudian klik Add. Lakukan hal yang sama untuk identifikasi IP Address mx records. Ketik mail (atau nama yang ada pada bagian MX records), pilih A (Address Records) sebagai tipe records dan masukkan IP Zimbra pada records value kemudian klik Add
`


Gambar 9 : Definisi Records
Lakukan hal yang sama untuk records lain yang diinginkan, misalnya saya membuat records smtp.ijong.com dan pop.ijong.com yang merupakan canonical name (nama alias atau nama lain) dari mail.vavai.com. CName atau Canonical Name bisa digunakan untuk menyederhanakan pola penulisan records. Jika satu waktu ada perubahan IP Address dari mail.ijong.com, alamat IP pop.ijong.com dan smtp.ijong.com akan secara otomatis mengikuti perubahan tersebut.
`



Gambar 10 : Contoh penambahan Canonical Name
Klik OK
Klik Next
Pilih On : Start up now and When Booting agar DNS Server langsung dijalankan saat ini dan setiap waktu booting
Klik Finish
`


Gambar 11 : Wizard terakhir, service DNS Server dijalankan saat booting
Testing DNS Server menggunakan perintah nslookup, contoh : nslookup ns1.domain.tld dan nslookup mail.domain.tld. Contoh pada tutorial ini : nslookup ns1.vavai.com dan nslookup mail.vavai.com. DNS Server akan meresponnya dengan menampilkan IP Address. respon yang benar akan menghasilkan IP Address dari records-records yang sudah didefinisikan. Jika ada pesan kesalahan, investigasi ulang pesan kesalahannya. Untuk testing bisa juga menggunakan perintah dig.
Contoh tampilan hasil check :
nslookup ns1.IJONG.com
server:                         127.0.0.1
Address                       127.0.0.1#53

Name:                           ns1.IJONG.com
Address:                     192.168.0.1

Minggu, 20 Maret 2011

yuk latihan VB.NET (membuat desain semi database)

## latihan VB.net desain form database berserta scrib ringan ##

@ langkah pertama dalam pelatihan ini silahkan anda membuat desain seperti pada gambar berikut :

  
@ langkah yang kedua adalah silahkan anda membuat scrib seperti berikut !!!
   Public Class Form1

    Private Sub Form1_Activated(ByVal sender As Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Me.Activated
        Call isiCombo()
        Call bersih()
    End Sub
    Sub isiCombo()
        ComboBox1.Items.Add("06 tehnik informatika")
        ComboBox1.Items.Add("07 sistem informasi")
        ComboBox1.Items.Add("26 manajemen informasi")
        ComboBox1.Items.Add("67 komputer akuntansi")
        ComboBox1.Items.Add("05 tehnik komputer")

    End Sub
    Sub bersih()
        TextBox1.Text = ""
        TextBox2.Text = ""
        TextBox3.Text = ""
        TextBox4.Text = ""
        ComboBox1.Text = "06 tehnik informatika"



    End Sub

    Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
        If Button1.Text = "tambah" Then
            Button1.Text = "Simpan"
            Button2.Enabled = False
            Button3.Enabled = False
            Button4.Text = "batal"
            TextBox1.Focus()

        Else
            ListBox1.Items.Add = Trim(ComboBox1.Text) + "" + Trim(TextBox1.Text) + "" + Trim(TextBox2.Text) + Trim(TextBox3.Text) + "" + Trim(TextBox4.Text)




        End If
    End Sub

    Private Sub Button4_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button4.Click
        If Button4.Text = "keluar" Then
            Me.Close() 
        Else
            Call bersih()
            Call normal()
        End If
    End Sub
    Sub normal()
        Button1.Text = "tambah"
        Button1.Enabled = True
        Button2.Text = "ubah"
        Button2.Enabled = True
        Button3.Text = "hapus"
        Button3.Enabled = True
        Button4.Text = "keluar"

    End Sub

    Private Sub Button2_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button2.Click
        If Button2.Text = "ubah" Then
            Button1.Enabled = False
            Button3.Enabled = False
            Button4.Enabled = True
            TextBox1.Text = Focus()
        End If
    End Sub

    Private Sub Button3_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button3.Click
        If Button3.Text = "hapus" Then
            Button1.Enabled = False
            Button2.Enabled = False
            Button4.Enabled = True
            TextBox1.Text = Focus()

        End If
    End Sub
End Class

 ***catatan bos (penting )
   1.perintah call adalah untuk menjalankan program dalam sub
      contoh : call bersih() untuk menjalankan scrib yang ada dalam program sub bersih()
   2.perhatikan dalam pembuatan scrib yang pertama dalam call isicombo() dan call bersih() tipe desain adalah      form1 Events dengan declaration Activated >>>>>>> penting!!!!
   3.fungsi Me.Close() adalah untuk menjalankan diri sendiri.
@ maka hasilnya adalah sebagai berikut :

  
  ** maaf untuk hasil ini hanya 1 button saja yang dijalankan untuk lebih jelasnya silahkan coba yah itung-itung sebagai latihan lah gan biar  terbiasa ok demikian pelatihan dari saya semoga bermanfaat selamat mencoba cuy !!!



Sabtu, 05 Maret 2011

*** latihan VB.NET bag.1 ***
 
     soal 1
tampilkan bilangan yang habis dibagi 9 dan 27?

# nieh design nya sob!!!


# nieh hasil scribnya bozzz !!!

Public Class Form1

    Private Sub TextBox1_KeyPress(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) Handles TextBox1.KeyPress

    End Sub


    Private Sub TextBox1_TextChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles TextBox1.TextChanged

    End Sub

    Private Sub Button1_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Button1.Click
        Dim j, u, y As Integer
        u = 9
        y = 27
        For j = 1 To Val(TextBox1.Text)
            If j Mod u = 0 Then
                ComboBox1.Items.Add(j)
                u = j
            Else
                If j Mod y = 0 Then
                    ComboBox1.Items.Add(j)
                    y = j


                End If


            End If
        Next
    End Sub

    Private Sub ComboBox1_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles ComboBox1.SelectedIndexChanged

    End Sub
End Class

# nieh hasilnya bos !!!


Minggu, 20 Februari 2011

pengertian objek-objek pada visual basic.net



A.     
1.      Pengertian dan Cara Penggunaan Objek

1.      Obyek Conection
Obyek conection digunakan untuk membuat koneksi ke database
Sebelum melakukan coneksi ke database, tambahkan dahulu pernyataan imports ke baris pertama jendela kode sebagai berikut :
Untuk sql server :
Imports system.data.sqlclient
Untuk ms.acces :
Imports system.data.oledb
1.      OLEbConnection Merupakan suatu program yang berfungsi mengkoneksikan ke database dan memberikan informasi – informasi data.       Cara Menggunakan nya yaitu Melakukan Koneksi ke Sumber Data.
Misalnya OleDbConnection pada komponen ADO.net.

Langkah – Langkahnya :
-          Memerlukan Komponen ADO.NET
-          Langkah Pertama, Pada jendela ToolBox, klik tab Data untuk meletakkan objek ke jendela komponen, lakukan klik 2 kali pada OleDBConnection.
-          Pada jendela komponen akan tampak objek dengan nama OleDbConnection 1. Lakukan klik pada objek tersebut dan pada properties ConnectionString pilih item
-          Kemudian akan muncul jendela Data Link Properties. Klik tab Provider dan pilih Microsoft OLE DB Provider for SQL Server.
-          Klik tombol Next, Tab Connectionakan ditampilkan, kemudian pilih server name masukkan nama komputer server yang digunakan. Jika stand alone PC isikan (local).
-          Pada pilihan Authentication pilih Windows Authentication. Kemudian masukkan/pilih nama database yang akan digunakan
-          Selanjutnya coba klik tombol Test Connenction untuk menguji apakah koneksi sudah berhasil





2.      Obyek command
Obyek command dapat memanggil data dari sumber data. Perintah ditentukan oleh property commandtext.properti command text berisi nama table, pernyataan, atau nama dari stored procedure.
Untuk menjalankan perintah pertama kali deklarasikan variable obyek command, sebagai berikut :
Obj command = new oledbcommand

a)      OleDbCommand adalah suatu program yang menjalankan perintah-perintah pada sumber data.

3.      Obyek dataadapter
Obyek dataadapter akan melakukan koordinasi antara representasi data dalam memori dan sumber data permanen. Obyek data adapter bekerja sebagai duta kita dengan mekanisme akses data, sehingga kita dapat memanggil dan menyimpan data dari sumber data dan obyek dataset.
Data adapter berisi sebuah metode yang penting yaitu metode fill(). Metode fill akan melakukan populate atau mengisi suatu dataset dan proses pengisian tersebut terjadi ketika dataset menyentuh secara langsung koneksi database.
a)      OleDbDataAdapter Merupakan komponen yang berfungsi sebagai jembatan diantara database dan objek dataset dan akan mengambil data yang telah ditentukan, lalu akan mempopulate dataset anda.
Cara Menggunakannya : hubungkan sumber ke dataset.


4.      Obyek dataReader
Obyek datareader merupakan mekanisme secara tepat untuk memanggil aliran data yang bersifat forward-only dan read-only. Kita dapat membuat obyek data reader menggunakan metode executereader() dari objek command.
a)      OleDbDataReader merupakan kumpulan record-record yang diambil dari database yang berfungsi membaca data pada sumber data dengan sifat forward only dan read only.
Cara menggunakannya biasanya digunakan pada tampilan control tampilan data seperti DataGrid, GridView, dsb.



5.      Obyek DataSet
dataset merupakan pepresentasi data dalam memori yang memberikan model pemrograman relational yang konsiten, tanpa mmemperhatikan asal dari sumber data. Suatu data set mewakili serangkaian data secara lengkap termasuk table yang berhubungan, constain(aturan), dan relasi antar table.
Ada beberapa cara untuk bekerja dengan dataset
a.       Menggunakan kode program dengan menggunakan datatable, datarelation, contrain dalam dataset, dan populate dengan data.
b.      Populate dataset dari system management database relational menggunakan dataadapter.
c.       Memanggil dataset menggunakan XLM.
Pengertian Data Set
DataSet merupakan perwujudan data dalam memori yang memberikan model program relational yang konsisten tanpa memperhatikan asal dari sumber data.
Digunakan Untuk mengatur sendiri query yang akan dijalankan dengan menggunakan DataAdapter dalam menggunakan parameter dalam pembuatan report.
Cara Menggunakannya :
·         Menggunakan kode program dengan membuat DataTable, DataRelation dan Constrain dalam DataSet dan populate dengan data.
·         Populate DataSet dari sistem manajemen database relational dengan menggunakan DataAdapter
·         Memanggil DataSet dengan menggunakan XML
Langkah-langkah Membuat Data Set :
-          Klik objek OleDbDataAdapter 1 yang baru saja dibuat diatas. Klik kanan kemudian pilih Generate DataSet
-          Sebuah jendela Generate DataSet akan ditampilkan. Pilih New untuk membuat dataset baru. beri nama yang akan kamu pakai misal ds_barang.
-          Pilih tabel yang akan digunakan (tabel yang terdapat pada database yang telah dipilih pada pembahasan DataAdapter diatas). Pilih/centang Add this dataset to the designer.
-          Kemudian klik tombol OK.
-          Hasil akhir dari proses ini adalah dihasilkannya file skema XML (bila kamu menggunakan nama ds_barang maka akan dihasilkan skema XML dengan nama ds_barang.xsd)

6.      dataTable
dataTable adalah komponen dimana baris data yang diperoleh dari sumber data ditampung sebelum diproses lebih lanjut. Baris data ini kemudian direferensi melalui objek datatable. Perubahan yang terjadi pada data table ditangani library.net.framework, jadi sumber data tidak terlibat lg.
a)      Data table adalah suatu table yang berisi kumpulan-kumpulan data yang saling terkait untuk membangun sebuah database.
Cara Menggunakannya bisa juga dengan table HTML biasa, dengan meng-input coding-coding nya.

7.      Data View adalah view yang digunakan untuk menampilkan data-data yang berasal dari data source.
Cara Menggunakannya adalah jalankan preview dengan menekan tombol F12.

8.      Pengertian Import.Systemdata.Oledb
Suatu Sistem Data yang bertujuan agar kita bisa langsung memanggil class-class yang berada pada namespace yang dimaksud tanpa menuliskan namespacenya terlebih dahulu.
Imports System.Data.OleDb
Public Class formShow2Grid
    Private oleDa As New OleDbDataAdapter("Select * from tbMataUang", _ "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=" & _ Application.StartupPath.ToString & "\dbTutorial.mdb")
    Private dt As New DataTable
    Private Sub formShow2Grid_Load(ByVal sender As System.Object, _
ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
        oleDa.Fill(dt)
        dgvMataUang.DataSource = dt
        dgvMataUang.Columns(0).Width = dgvMataUang.Width / 3
        dgvMataUang.Columns(1).Width = dgvMataUang.Width * 2 / 3
    End Sub
End Class